Startup Founder Sukses Rata-Rata Berusia 45

Banyak orang menghubungkan kata startups dengan anak muda, beranggapan bahwa industri startup membutuhkan ide-ide yang transformatif dan bahwa pengalaman kerja berdampak negatif terhadap ide-ide tersebut. Gagasan ini lebih diperkuat oleh hasil kerja founder-founder muda yang menjadi idola entrepreneur muda di seluruh dunia seperti Mark Zuckerberg yang berusia 20 tahun ketika ia dan teman-temannya meluncurkan Facebook di 2004, dan Steve Jobs yang membangun Apple ketika ia berumur 21 tahun di 1976. Namun kenyataan mengatakan hal yang berbeda sekali. Artikel ini juga akan mendiskusikan alasan dibalik founder-founder sukses di Amerika.

Hasil riset dari kerjasama antara biro nasional penelitian ekonomi atau National Bureau of Economic Research (NBER) di Amerika dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT) awal tahun ini di bulan Maret 2018 adalah bahwa pendiri start-up di Amerika, negara dengan jumlah Startup dan Unicorn Startup terbanyak di dunia, rata-rata berumur 45 tahun. Satu hal yang penting dalam riset ini adalah bahwa hanya pendiri startup yang sukses saja yang dipertimbangkan termasuk yang telah sukses menjual perusahaan startup mereka dengan harga tinggi. Nah, mungkin anda penasaran mengapa founder-founder berumur setengah baya bisa lebih sukses dalam membangun startup yang sukses. Berikut adalah ciri khas para founder tersebut:

  1. Pengalaman kerja di sektor yang sama antara startup dan kerja sebelumnya dapat membantu dalam membangun startup yang sukses. Berarti, mengakumulasikan pengalaman di satu sektor memang menguntungkan. Tetapi hal ini dapat ditangani dengan merekrut pekerja di sektor tersebut seperti contohnya Elon Musk dengan Tesla di bidang otomotif dan SpaceX di bidang ilmu roket, dimana Elon Musk tidak punya pengalaman di kedua sektor tersebut.
  2. Sumber daya kewirausahaan meningkat dengan umur, termasuk modal manusia, finansial, dan sosial. Pastikan anda mempunyai ketiga hal tersebut sebelum berpikir untuk membangun sebuah startup.
  3. Orang-orang muda tidak mempunyai banyak waktu ataupun kemampuan untuk menimbun atau meminjam modal yang dibutuhkan. Cara menanganinya? Carilah investor yang memang berniat untuk membantu bisnis anda.
  4. Bidang ilmiah yang memerlukan pengetahuan dapat menjadi terobosan inventif dan ilmiah yang biasanya dimiliki orang-orang berumur setelah periode pendidikan yang lebih lama. Siapa bilang lanjut kuliah itu tidak penting? Anda juga bisa bekerjasama dengan ahli di bidang ilmiah jika tidak mau belajar sendiri.

Para pemuda yang tertarik untuk mendirikan startup sebaiknya meningkatkan persiapannya, dan untuk yang sudah berumur anda juga masih memiliki kesempatan untuk mendirikan startup.

 

Pierre Azoulay (MIT and NBER), Benjamin F. Jones (Northwestern University and NBER), Daniel Kim (MIT), Javier Miranda  (U.S. Census Bureau). March, 2018. Age and High Growth Entrepreneurship. 

Link: http://mitsloan.mit.edu/uploadedFilesV9/180325%20Age%20and%20Successful%20Entrepreneurship.pdf

Picture’s source: www.hollywoodreporter.com

Link: https://cdn1.thr.com/sites/default/files/imagecache/landscape_928x523/2010/10/s_jobs_m_zuckerberg_a_l.jpg

 

Share

Leave a Reply